Untung Ruginya Status Negara Berpendapatan Menengah Atas bagi Indonesia

Bank Dunia menjadikan status ekonomi negara kita dari middle income country (negara dengan pendapatan menengah) menjadi upper middle income country (negara dengan pendapatan menengah atas). Status ini membuat Presiden Jokowi optimistis Indonesia sanggup jadi negara maju pada 2045. Lantas apa kelebihan dan kekurangannya jika Indonesia jadi negara maju? 


Hal ini dikarenakan nilai GNI (Gross National Income) Indonesia naik di tahun 2019 menjadi USD 4.050 (level upper middle). Sementara tahun 2018 masih di angka USD 3.840 (masuk kelas middle). Perhitungan GNI ini berbeda dengan GDP yang selama ini kita kenal. GNI hanya mengitung pendapatan seluruh warga Indonesia di dalam dan luar negeri dan kemudian dibagi dengan jumlah penduduk. Jadi angka ini jauh lebih riil dibanding GDP.

Negara maju sendiri memiliki batas pendapatan per kapita di angka USD 12.375. Artinya level Indonesia saat ini masih cukup jauh untuk sampai ke titik tersebut. Saat ini Thailand ada di tingkat USD 7.260, kemudian Malaysia USD 11.200. Sebagai pembanding Amerika Serikat ada di angka USD 55.800.

Satu hal penting yang perlu diketahui adalah bahwa Bank Dunia menggunakan indikator ini sebagai standar dalam perlakuan terhadap suatu negara dalam bertransaksi dengannya. Negara miskin pasti akan mendapat perlakuan berbeda dari negara maju. Ada untung dan ruginya. Ikuti ulasan CNBC Indonesia ini untuk mendapat pandangan lebih rinci tentang isu ini.

Sumber: CNBC Indonesia.

Posting Komentar

0 Komentar